Bacalon Bupati Sukabumi Iyos Somantri Blak Blakan Soal Wakil

SUKABUMI – Perjalanan bakal calon (Bacalon) Bupati Sukabumi, Iyos Somantri di perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 mulai mengerucut.

Bahkan, tidak hanya didorong Partai Demokrat dan DPD PKS Kabupaten Sukabumi saja, ada partai partai lain yang bakal bergabung, termasuk partai yang tidak masuk Parlemen atau non parlemen.

Bacaan Lainnya

Healthy Cities Summit ke IV di Sukabumi, Wabup Iyos Paparkan Potensi dan Sumber Daya AlamWakil Bupati Sukabumi Hadiri Kenaikan Kelas, Menjadi Curhatan Guru MDTA di Kebonpedes315 Paguron Pencak Silat di Sukabumi Dorong Iyos Somantri Jadi Bupati

“Kalau yang sudah support hari ini dua partai, pertama PKS kedua Partai Demokrat. Hari ini masih ada pendekatan dari partai lain dan Insya Allah ikut bergabung. Mudah mudahan bisa bertambah,” ujar Iyos Somantri kepada radar sukabumi, Senin (10/06).

Iyos menegaskan, komunikasi antar partai politik terus dilakukan, termasuk dengan partai non parlemen dalam waktu dekat ini komunikasi akan dilakukan.

“Ya, rencananya kita bertemu dengan non parlemen. Nanti kita dengarkan apakah akan ikut mendukung atau tidak,” paparnya.

Menurut Iyos, progres saat ini dirinya masih mengikuti langkah langkah atau prosedur yang ditetapkan oleh partai politik.

“Progres kedepan kita mengikuti langkah langkah atau prosedur yang ditetapkan oleh partai, karena masing masing partai berbeda beda,” jelas Iyos.

Adapun calon wakilnya, sambung Iyos saat ini masih dalam tahap penggodokan yang masuk dalam 15 orang itu. Tergantung juga nanti dari partai koalisi yang menentukan.

“Wakil masih digodog masih 15 orang, nanti turun jadi 10, laku jadi 5 kemudian 3 baru jadi 1. Tergantung juga koalisi dengan siapapun masih dimungkinkan,” ungkapnya.

Menurut pria yang telah mengabdi selama 38 tahun di Kabupaten Sukabumi ini. Adapun komunikasi antar bakal calon tergantung koalisi.

“Jadi koalisi kita seperti apa, dengan siapa koalisinya, kemudian menentukan siapa. Katakan dari 15 itu (bakal calon wakil bupati) kita kerucutkan. Yang paling penting kan nanti ada survei pasangan,” pungkasnya. (Ris)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *