Panen Raya di Sukabumi, Menteri Pertanian Beri Gelar KSAD Bapak Pangan Indonesia

CIEMAS – Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaeman apresiasi atas berinovasi dan dukungan dengan konsep pengembangan pangan di tanah air yang dilakukan Staf TNI Angkatan Darat.

Hal itu diungkapkan Andi Amran Sulaiman sesaat melakukan kunjungan kerja dengan panen raya Singkong dan Jagung di lahan ketahanan pangan di lahan food estate, desa Neglasari Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Selasa, (4/6).

Bacaan Lainnya

KSAD Panen Raya di Ciemas Sukabumi Dihadiri Menteri Pertanian RI14 Jenderal TNI AD Naik Pangkat, Ada Wakasad Baru, Ini DaftarnyaKSAD : Pembentukan 22 Kodam Baru Bakal Dikaji Lagi

“Ini pak KSAD luar biasa secara personal, sejak beliau Danrem di Solo sudah sangat kreatif untuk membantu masyarakat khususnya air,” ujar Amran.

“Jadi kami sebagai Menteri berterima kasih atas nama bangsa Indonesia berterima kasih kepada Pak Kasad dan seluruh tim mungkin kita tidak berlebihan kalau kita beri gelar beliau bapak pangan Indonesia,” imbuhnya.

Amran menjelaskan apresiasi yang diberikannya kepada KSAD bukan tanpa alasan pasalnya sejak mulai pangkat kolonel sampai bintang empat saat ini Jendral TNI Maruli Simanjuntak memikirkan kesejahteraan rakyat.

“Ini bukan lagi percobaan ini skala sudah tingkat perusahaan, dan ini bisa kita kembangkan di tempat lain, saya melihat ini daerah yang paling sulit belum pernah kami temukan,” jelasnya.

“Orang yang biasa kalau mau uji coba di tempat yang rendah, mudah, aksesnya mudah dan seterusnya ini di tempat yang paling sulit, ini luar biasa kalau di tempat yang sulit ini bisa apalagi di tempat yang lebih mudah, Insya Allah pertanian akan support,” sambungnya.

Terlebih kata Amran, setelah mendengarkan pemaparan yang di berikan KSAD Jendral TNI Maruli Simanjuntak terkait peralatan yang sudah dimengerti olehnya, sehingga suport terhadap inovasi memang perlu ditingkatkan kementrian pertanian RI.

“Saya sudah mengerti maksudnya, intinya ini harus dikembangkan, kita harus lanjutkan, kita harus saling support, apalagi munculnya ide Pak Kasad di saat negara membutuhkan, bahkan dunia bukan Indonesia saja, sekarang krisis pangan di dunia termasuk Indonesia,” paparnya.

Masih kata Amran, saat ini negara Indoenesia tengah mengahadapi amcaman el nino dan pulau jawa paling pertama yang terdampak, hal itu berdarsakan dari prakiraan BMKG, untuk itu Amran meminta semua pihak perlu mewaspadai hal tersebut.

“Ini kita harus waspada, dan tiba-tiba ada seorang Kasad jenderal yang punya inisiatif luar biasa, ini bisa menjadi contoh di Republik ini, Insya Allah kita gandengan tangan. Terima kasih sekali lagi atas nama pemerintah maupun atas nama petani Indonesia, beliau tidak nerlebihan kalau kita beri gelar bapak pangan Indonesia,” tandasnya. (Ndi).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *