Jelang Healthy Cities Summit di Sukabumi, Camat Palabuhanratu Lakukan Penataan Wilayah

PALABUHANRATU – Jelang pelaksanaan helthy City Summit yang direncanakan akan digelar akhir bulan Juli 2024 nanti, sejumlah penataan terus dilakukan jajaran pemerintahan Kabupaten Sukabumi.

Setelah beberapa waktu lalu, jajaran forum pimpinan kecamatan Cisolok, kabupaten Sukabumi gencar melakukan penataan terutama operasi bersih bersih disejumlah kawasan wisata seperti pantai Karanghawu dan Geyser Cisolok.

Bacaan Lainnya

Tugu Jangilus Ikon Palabuhanratu Sukabumi Yang TerlupakanTruk Seruduk Pikap di Palabuhanratu Sukabumi, 6 Luka Satu Orang MeninggalForkompimcam Palabuhanratu Sukabumi Jaga Keamanan Malam Takbiran dan Salat iIdul Fitri

Kini giliran jajaran forum komunikasi pimpinan kecamatan Palabuhanratu akan melakukan aksi serupa di sejumlah tempat wisata yang dianggap berpotensi mendatangkan para peserta Helathy City Summit.

“Upaya lanjutan itu mengenai penanganan terkait sampah, saya mendapat arahan dari bupati berkordinadi dengan yang lainnya termasuk DLH,” ujar Deni Yudono camat Palabuhanratu.

Dijelaskan Deni, sejumlah lokasi wisata akan menjadi fokus penataan dan pengelolaan sampah yakni pantai Citepus, Batu Bintang, Istiqomah, Karangnaya dan lainnya.

“Itu prioritas kita sekarang menjelang hajat Healthy City Summit, kan tinggal menghitung hari di bulan juli ini ya, Insya Allah bersama dengan DLH kita akan bergerak, termasuk penataan di Sukawayana,” jelas Deni.

Diakui Deni, jajaran forkompimcam Palabuhanratu belum bisa bergerak bersama jajaran DLH Kabupaten Sukabumi melakukan penataan dan penanganan sampah di kawasan wisata karena masih dalam masa transisi ataupun kepemimpinan baru baik Camat Palabuhanratu maupun kepala dinas lingkungan hidup.

“Kami bulan telat melakukan penanganan, karean masih masa transisi, kadis di DLH nya baru, saya juga baru disini masih adaptasi. Mudah mudahan kedepannya lebih baik lagi,” terangnya.

Salah satu upaya yang telah dan tengah dilakukan penataan yakni mengenai pengelolaan sampah di sejumlah lokasi yang ada di kecamatan Palabuhanratu yang dianggap mengganggu kenyamanan tata kota.

“Sekarang kan kita masih penanganan tumpukan sampah di belakang PPNP, itu sudah relokasi, yang di pangsor lio juga kita sudah di tutup sementara, nah kita tinggal nunggu hasilnya saja,” paparnya.

“Nanti kedepan tidak lama lagi, fokus kita penanganan sampah di sepanjang jalur wisata yang nantinya akan dilintasi oleh tamu tamu Helthy City Summit,” tandasnya. (Ndi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *