Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Koper di Bekasi, Polisi Tetapkan Tersangka Baru Ini Perannya

JAKARTA – Kasus pembunuhan Rini Mariany wanita dalam koper di kawasan Cikarang Bekasi, belakangan menyedot perhatian. Polisi berhasil mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku.

Setelah meringkus Ahmad Arif Ridwan Nuwloh alias AARN (29) di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu 1 Mei 2024 lalu, kini polisi menetapkan tersangka baru.

Bacaan Lainnya

Rini Mariany Mayat Dalam Koper di Bekasi, Ternyata Dibunuh di BandungRini Mariany Jenazahnya Ditemukan Dalam Koper di Bekasi, Ternyata Pegawai Swasta yang Penyayang KucingKasus Mayat Perempuan dalam Koper di Bekasi, Ini Tampang Pria yang Diduga Pelaku Pembunuhan

Terbongkarnya pembunuhan wanita dalam koper dengan korban Rini Mariany atau RM (50) merupakan hasil kerja sama tim gabungan. Terdiri dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama dan Polres Metro Bekasi, Polsek Cikarang Barat, Polrestabes Bandung, berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan.

RM ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah koper di sekitar Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Kabupaten Bekasi, Kamis, 25 April 2024 lalu.

Polisi kini menetapkan dua tersangka. Selain Ahmad Arif Ridwan Nuwloh atau AARN (29), sang adik Aditya Tofik Qurahman (21) juga ikut diciduk.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra menjelaskan AT yang merupakan adik AARN diduga ikut membantu kakanya saat membuang koper.

“Tersangka AARN membuang koper yang berisi mayat korban di daerah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi,” ujar Kombes Pol Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat 3 Mei 2024 sebagaimana dilansir dari PMJnews.

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wanita dalam Koper

Korban dan tersangka AARN bekerja di PT Kobe di Bandung, Jawa Barat. Di perusahaan tersebut, RM merupakan kasir sedangkan tersangka bagian dari tim audit perusahaan.

RM dan AARN berada di hotel di Bandung pada dan sempat berhubungan dengan badan. Namun, di lokasi tersebut AARN diduga membunuh korban akibat ucapan tersebut.

“Motif tersangka melakukan pembunuhan ini disebabkan karena tersangka tidak menerima, jujur ​​​​​​dengan kata korban yang meminta pertanggungjawaban untuk dinikahi,” jelas Kombes Wira.

Hal tersebut memicu AARN sakit hati hingga menghabisi nyawa korban. Selain itu ada motif ekonomi, sebab AARN mengambil uang perusahaan yang membawa korban untuk disetorkan ke bank.

Sebelumnya ramai diberitakan pembunuhan wanita dalam koper viral di media sosial. Terlebih beredar sebuah v ideo detik-detik yang menampilkan wanita yang diduga Rini Maryani dan seorang pria terekam CCTV di sebuah hotel kawasan Bandung, Jawa Barat.

Tampak wanita dan pria itu menuju ke sebuah kamar pada 24 April 2024 sekitar pukul 09.51 WIB. Masih di hari yang sama atau pukul 18.40 pelaku keluar dari kamar dengan membawa koper berukuran besar.

Saat keluar kamar tersebut tak terlihat lagi sosok wanita yang sebelumnya masuk bersama pria tersebut. Justru yang tampak adalah sebuah koper berukuran besar yang diduga berisi jasad korban.

Polisi yang menyelidiki kasus tersebut akhirnya menangkap AARN di Palembang Rabu, 1 Mei 2024.***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *