366 Calhaj Berangkat 27 Mei, Pj Wali Kota Sukabumi Titipkan Tujuh Pesan untuk Jamaah Haji

SUKABUMI – Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji menghadiri penutupan bimbingan manasik haji yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) di Gedung Korpri, Kamis (2/5).

Dalam kegiatan ini, orang nomor satu di Kota Sukabumi itu memberikan arahan kepada 336 calon jemaah haji. “Bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepada para calon jemaah haji untuk menunaikan ibadah haji. Mudah-mudahan saat pulang ke Kota Sukabumi menjadi haji mabrur dan mabrurah,” ungkap Kusmana kepada wartawan, Kamis (2/5).

Bacaan Lainnya

Gandeng IDI Kota Sukabumi, Dorong Peningkatan KesehatanHardiknas 2024 Tingkat Kota Sukabumi, Bergerak Bersama Lanjutkan Merdeka BelajarHardiknas, Tiga Pelajar Kota Sukabumi Ikuti Kompetisi FTBI Tingkat Nasional

Dalam kesempatan sama, Kusmana juga memberikan beberapa pesan kepada para calon jemaah haji yakni, suami istri harus saling menjaga dan mendukung selama di tanah suci dan pahami dengan baik aturan dan tata cara ibadah haji untuk menghindari kesalahpahaman.

“Jagalah sikap dan perilaku selama di Mekah, tunjukkan keramahan dan kesopanan sebagai tamu kehormatan pemerintah Saudi Arabia,” ujarnya.

Selain itu, jemaah haji juga perlu berbagi makanan dengan sesama jamaah dan hindari sikap serakah selama di Mekah, fokuslah pada ibadah dan jauhi godaan duniawi. “Jangan ragu untuk menyampaikan pertanyaan atau masalah kepada pembimbing dan perbanyak dzikir,” paparnya.

Tak hanya itu, pria tang akrab disapa Kang Tutus, juga mengingatkan para calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan dan stamina selama di tanah suci. “Ikuti aturan dan arahan dari pembimbing agar ibadah haji dapat berjalan dengan lancar dan khusyuk,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi Samsul Puad mengungkapkan, sebanyak 366 orang calon jemaah haji (Calhaj) asal Kota Sukabumi telah menjalani bimbingan manasik haji dan siap diberangkatkan ke tanah suci pada 27 Mei 2024 mendatang.

Rencananya, ratusan calon jemaah haji asal Kota Sukabumi ini masuk dalam Kloter 35 JKS. “Alhamdulillah, penutupan bimsik haji 2024 berjalan dengan lancar,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kota Sukabumi Samsul Puad.

Samsul mengatakan, tahun 2024 ini Kota Sukabumi memberangkatkan sebanyak 366 orang calon jemaah haji. Jumlah ini belum ditambah petugas haji sebanyak delapan orang sehingga menjadi 374 orang.

Dalam satu kloter terang Samsul, terdapat kuota sebanyak 440 orang. Di mana, sisanya berasal dari calon jemaah haji Kabupaten Bekasi.
Setelah pelaksanaan manasik berjalan lancar lanjut Samsul, pihaknya kini tinggal rapat dengan pemda untuk melaksanakan persiapan keberangkatan. Termasuk dari lokasi atau gedung mana akan diberangkatkan.

” Harapannya minta doa dari warga agar jemaah haji tahun ini bisa berangkat dengan sehat dan pulang pun demikian,” ungkap Samsul. Ia menerangkan, estimasi keberangkatan calon jemaah haji Kota Sukabumi pada 27 Mei 2024 ke embarkasi dan masuk kloter 35 JKS.

Sebelumnya, ratusan Calhaj Kota Sukabumi sudah mengikuti pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi meningitis yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, drg Wita Darmawanti mengatakan, dari sebanyak 350 calon jemaah haji saat ini baru 300 yang sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi meningitis.

“Ya, dari jumlah total yang ada sisanya hanya 50 orang yang belum mengikuti tes kesehatan dan vaksinasi,” kata Wita kepada Radar Sukabumi, Rabu (1/5).

Wita menjelaskan, hasil pemeriksaan kesehatan terhadap para jemaah haji ada yang ditemukan beberapa kolestrol dan asam urat tinggi. “Kolestrol dan asam urat selain faktor usia juga gaya hidup atau perilaku hidup sehatnya harus diperhatikan seperti makanan dan olahraga,” jelasnya.

Bukan hanya itu, sejauh ini Dinkes Kota Sukabuminjuga sudah melaksanakan tes kebugaran yang diselenggarakan di Lapang Merdeka pada Kamis 25 April 2024 lalu. “Cek kesehatan juga dilakukan bukan hanya satu kali, tetapi sampai tiga kali,” ucapnya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Wita berharap, semua jemaah haji dapat berangkat ke tanah suci dengan sehat. “Kami sudah menyarankan agar semua jemaah haji bisa menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar kesehatan tetap terjaga,” pungkasnya. (Bam)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *