Duel Gladiator Pelajar SMP di Sukabumi, Usus Sampai Terburai

SUKABUMI – Duel gladiator antar pelajar kembali terjadi di Sukabumi. Baru-baru ini, dua pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi terlibat duel dengan pelajar dari salah satu SMP di wilayah Kota Sukabumi. Bahkan, salah satu pelajar dari SMP di wilayah Kota Sukabumi, mengalami luka sabetan di bagian perut hingga ususnya terburai.

Kanit Serse Polsek Sukaraja, Resor Sukabumi Kota, Iptu Hendra Gunawan mengatakan, perisitwa tawuran pelajar yang terjadi di ruas Jalan Raya Cikapek, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi ini, terjadi pada Senin (22/4) lalu sekitar pukul 16:30 WIB.

Bacaan Lainnya

Polsek Cikole Sukabumi Gencar Patroli di Jam Keluar SekolahCegah Tawuran, Polsek Cibeureum Sukabumi Gencar PatroliSantri di Ponpes Sukaraja Sukabumi Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Diduga Tersengat Listrik

“Duel pelajar ini, dilakikan antar pelajar SMP kelas 3,” kata Hendra kepada Radar Sukabumi pada Kamis (02/05).

Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, perisitwa ini berawal saat korban berinisial R (15) dan terduga pelaku inisial A (15) telah melakukan komunikasi melalui media sosial untuk melalukan duel. Pada saat komunikasi di media sosial, mereka janjian untuk melakukan duel tersebut, dengan menggunakan senjata tajam.

“Setelah melakukan komunikasi di medsos itu, pelaku dan korban membawa senjata tajam untuk melakukan duel di lokasi kejadian,” paparnya.

Saat melakukan duel tersebut, korban terkena sabetan senjata tajam hingga ia mengalami luka di bagian perut hingga usus terburai. “Setelah itu, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi,” bebernya.

Akibat perbuatannya, siswa dari salah satu sekolah SMP di wilayah Kota Sukabumi berinisial A (15) telah ditetapkan sebagai anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). “Saat ini, ABH atau pelaku itu sedang di Makpolsek Sukaraja, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, pelaku terancam Pasal Perlindungan Anak dan 351 dengan ancaman hukuman maksimal pindana 5 tahun kuringan penjara. “Untuk kondisi korban sendiri, sekarang ia masih mendapatkan tindakan medis di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, untuk dilakukan operasi dibagian perutnya,” bebernya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo mengatakan, pihaknya mengaku akan memproses perkara tawuran pelajar yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukaraja tersebut, secara prosusural.

“Kami mengingatkan kembali kepada orangtua sudah upaya preemtif dan preventif, kalau memang anak-anaknya tolong diawasi juga, jangan hanya menyerahkan ke pihak sekolah saja dan harus sama-sama pihak sekolah dan orangtua serta masyarakat, harus sama-sama mencegah tersebut,” kata Ari.

“Iya, diawasi anaknya masing-masing, kalau emang pergi ya kan kira-kira mencurigakan tidak ada kegiatan, tanyakan kalau malam jangan sampai pulang di atas pukul 21.00 WIB, cek anaknya di mana kegiatannya apa, jangan sampai nanti setelah kita proses, setelah kita tangkap, baru menyesal,” bebernya.

Pihaknya mengaku, bahwa saat ini Polres Sukabumi Kota tidak akan menghentikan upaya hukum, apabila pelakunya sudah tertangkap. Karena, pihak kepolisian sudah melaksanakan upaya preemtif dan preventif. Terlebih lagi, kejadian-kejadian seperti ini sering berulang.

“Iya, malah mereka berjanjian ketemu di sini, ayo kita duel dengan senjata ini. Makanya, harus kita perangi bersama, karena tidak bisa polisi sendiri dan tidak bisa orangtua sendiri serta tidak bisa pihak sekolah sendirian, tapi sama-sama ini orang ua sekolah masyarakat kepolisian, stakeholder dapat bersama-sama menyelesaikan masalah ini,” bebernya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *