KPK Sita Aset Tanah Hasil Korupsi Milik Mantan Bea Cukai Yogyakarta di Sukabumi

SUKABUMI – 17 aset milik mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto, yang ada di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, disita oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyitaan ini dilakukan lantaran Eko diduga melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) hingga mencapai Rp20 miliyar.

Kepala Seksi (Kasi) Penetapan Hak dan Pendaftaran pada Kantor Kantah BPN Kabupaten Sukabumi, Mulyo Santoso mengatakan, sebelum dilakukan penyitaan, Kantor Agraria Tata Ruang – Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantah Kabupaten Sukabumi,  mendapatkan surat dari KPK pada 9 Desember 2023, untuk memblokir hak atas tanah dan bangunan atas nama Eko Darmanto yang diketahui merupakan mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta.

Bacaan Lainnya

Program Makan Siang dan Susu Gratis Prabowo Dibahas KPK Hari IniPungli, KPK Tahan 15 Pegawainya, Langsung Tersangka Sekda Kota Bandung Tersangka, Pj Gubernur Jabar : Belum Tau

“Pada surat itu, ada beberapa bidang tanah yang disampaikan dalam surat dari KPK itu, harus diblokir,” kata Mulyo kepada Radar Sukabumi pada Selasa (23/04).

Pada surat yang dilayangkan dari KPK kepada ATR/BPN Kantah Kabupaten Sukabumi ini, sambung Mulyo, terdapat 17 aset berupa tanah dan bangunan milik Eko Darmanto yang berada di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, harus diblokir.

“Namun, saat kami chek dalam sertifikat yang tersimpan di BPN itu, bukan atas nama Eko Darmanto melainkan atas nama Rika Yuniarti. Nah, ini juga kami belum tahu, apakah Rika Yuniarti ini nama istrinya atau anaknya,” bebernya.

Lebih lanjut Mulyo menjelaskan, dari 17 aset tanah dan bangunan milik Eko Darmanto yang ada di wilayah Kecamatan Sukaraja ini, memiliki luas sekitar 6.000 meter persegi. Dari ribuan luas tanah yang sudah diblokir tersebut, beberapa diantaranya sudah dibangun berupa perumahan.

“Peran BPN hanya diminta KPK untuk memblokir saja, karena Eko Darmanto ini berkaitan dengan kasus gratifikasi dalam penyidikan KPK. Nah, untuk lebih jelas keterangan lainnya saya tidak tahu yah,” pungkasnya. (den/d)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *