Kartini Kartini Parlemen

Oleh : Iin Khairunnisa, M.Pd
(Dosen Pendidikan Ekonomi, Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi)

RADAR SUKABUMI – Dalam era politik dan pemerintahan saat ini, hadirnya “Kartini-Kartini” di parlemen pada tahun 2024 menjadi simbol perubahan dan kemajuan menuju kesetaraan gender yang lebih inklusif.

Bacaan Lainnya

Merdeka Belajar atau Belajar Merdeka !!Urgensi Anti Korupsi dalam PendidikanPerempuan Bangsa Sukabumi Gaungkan Gerakan Sejuta Takjil

Para perempuan yang terpilih sebagai wakil rakyat di parlemen memiliki tanggung jawab besar untuk memperjuangkan isu-isu penting yang berkaitan dengan hak-hak perempuan, kesetaraan gender, dan keadilan sosial.

Tantangan yang dihadapi oleh Kartini-Kartini di parlemen tidaklah mudah, mengingat masih adanya stigma dan hambatan yang menghalangi perempuan untuk terlibat secara aktif dalam politik.

Namun, dengan semangat dan tekad yang sama seperti Kartini, para perempuan di parlemen dapat mengatasi berbagai rintangan tersebut dan menjadi suara yang berarti dalam mengubah kebijakan publik yang lebih inklusif dan sensitif terhadap isu-isu perempuan.

Proporsi perempuan yang berhasil menduduki kursi di parlemen masih di bawah 30%. Menurut data dari Badan Pusat Statistik, proporsi perempuan di parlemen Indonesia masih di bawah rata-rata jika dibandingkan dengan negara lain di dunia.

Pada 2004, jumlahnya hanya mencapai 11,8%, lalu meningkat menjadi 18% pada 2009, 17% pada 2014, dan 20% pada 2019. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan, tantangan untuk mencapai keterwakilan perempuan yang lebih merata di parlemen masih perlu diatasi.

Di tahun 2024, harapan terbesar bagi perempuan di parlemen adalah mampu bersatu dalam memperjuangkan agenda-agenda progresif yang berdampak positif bagi perempuan dan masyarakat secara luas.

Dengan memanfaatkan kekuatan kolaborasi, pendekatan yang inklusif, dan keberanian untuk berbicara demi perubahan yang lebih baik, Kartini-Kartini di parlemen dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan merata.

Sebagai generasi penerus semangat perjuangan Kartini, para perempuan di parlemen pada tahun 2024 memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan yang memajukan peran dan posisi perempuan dalam politik dan masyarakat.

Dengan menjaga semangat perjuangan dan kesetiaan pada nilai-nilai Kartini, Kartini-Kartini di parlemen dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masa depan yang lebih baik bagi semua.

Melalui peringatan Hari Kartini, kita diingatkan akan pentingnya kesetaraan gender dan peluang yang sama bagi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk di bidang pendidikan, ekonomi, politik, dan sosial.

Hari Kartini juga menjadi ajang refleksi bagi masyarakat untuk mengevaluasi sejauh mana kemajuan yang telah dicapai dalam memajukan peran dan posisi perempuan di masyarakat.

Dengan merayakan Hari Kartini, kita mengakui perjuangan Kartini sebagai bagian dari sejarah perjuangan emansipasi perempuan di Indonesia.

Semangat dan nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Kartini, seperti keberanian, kemandirian, dan kesetaraan, masih relevan hingga saat ini dan menjadi landasan bagi upaya memajukan peran dan martabat perempuan di masa depan.

Oleh karena itu, mari kita manfaatkan Hari Kartini sebagai momen untuk terus mengingat dan menghargai perjuangan Kartini serta terus mendukung upaya-upaya untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan merata bagi semua, tanpa terkecuali berdasarkan gender.

Selamat Hari Kartini untuk Perempuan Indonesia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *