Kolaborasi Karang Taruna dan Insan Pramuka se-Kota Sukabumi

SUKABUMI- Bulan Ramadan menjadi momen untuk mempererat silaturahmi dan kolaborasi. Hal itu, itu yang terlihat pada kegiatan buka bersama antara Karang Taruna dan Insan Pramuka Se-Kota Sukabumi di salah satu rumah makan di Jalan Lingkar Selatan, Sabtu (6/4/2024).

Di mana, Karang Taruna Kota Sukabumi dengan Insan Pramuka Se-Kota Sukabumi (Anggota, Pembina, Andalan, DKC, Purna DKC dan Dewan Saka Wana Bakati) duduk bersama untuk merumuskan berbagai hal sinergitas guna kemajuan Kota Sukabumi, salah satunya membahas soal Peraturan Daerah ( Perda) yang mengikat keduanya. Terlebih, saat ini Kota Sukabumi belum mempunyai regulasi yang kuat dalam mengatur hal tersebut.

Bacaan Lainnya

Kwarcab Kota Sukabumi Tanggapi Soal Kemendikbud Cabut Pramuka dari Ekskul Wajib di SekolahPj Walikota  Sukabumi Ajak Karang Taruna Ciptakan Sukabumi BahagiaGerakan Pramuka Jabar Pecahkan Rekor Muri

“Alhamdulillah, kita bisa bersilaturahmi bersama, antara Karang Taruna dan Insan Gerakan Pramuka Se-Kota Sukabumi. Kami ingin, pertemuan kali ini bisa menjalin silaturahmi dan menghasilkan perbaikan untuk kedua organisasi besar ini,” ujar Ketua Karang Taruna sekaligus ketua Harian Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto kepada Radar Sukabumi disela-sela acara.

Menurut Raden, keberadaan Perda tersebut sangat diharapkan untuk Karang Taruna dan Gerakan Pramuka Kota Sukabumi. Di mana, terdapat payung hukum yang jelas guna keberlangsungan dan kemajuan kedua organisasi ini, terlebih dalam menaungi para pemuda Kota Sukabumi. “Kita rasa sudah saatnya ada Perda yang mengatur kedua, apalagi di daerah lain sudah dibentuk,” terang Raden yang juga salah seorang Caleg pemenang di Pileg 2024, lalu.

Untuk itu, dirinya bersama rekan-rekan dari Karang Taruna dan Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, akan melakukan pembahasan usulan Perda tersebut, sehingga saat pergantian anggota  legisltif nanti, bisa menjadi program prioritas yang diusulkan.” Mudah-mudahan bisa terealisasi untuk kemajuan Kota Sukabumi,” harapnya. (why)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *