Petani Tomat di Goalpara Sukabumi Keluhkan Serangan Hama Ulet

SUKABUMI — Para petani sayuran tomat di wilayah perkebunan Gaolpara, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan serangan hama ulat griyek yang menyebabkan pertumbuhan tanaman tidak maksimal.

Salah seorang petani Kampung Cipaku, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, Apih Rohim (53) kepada Radar Sukabumi mengatakan, serangan hama ulet griyek tersebut, menyebabkan tanaman tomat tidak tumbuh maksimal dan hasil panen berkurang dibandingkan sebelumnya.

“Iya, bahkan jika tidak secepatnya di tanggulangi, banyak buah tomat yang busuk ditangkainya, sehingga tidak bisa dijual ke pasaran,” kata Apih kepada Radar Sukabumi sambil mensortir buah tomat hasil panennya pada Jumat (22/03).

Serangan hama ulet griyek tersebut, sambung Apih, sudah coba diatasi petani dengan menggunakan berbagai jenis obat-obatan pestisida. Namun, upaya penyemprotan obat tersebut dinilai tidak efektif karena turun ke bawah akibat diterpa hujan. “Iya, kemarin-kemarin kan waktu musim tanam, curah hujan di sini cukup tinggi yah,” bebernya.

Keluhan serupa dikatakan, Dulloh (57) asal warga Kampung Buniwangi, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja. Menurutnya, serangan hama ulet tersebut, terjadi karena saat musim tanam tengah terjadi cuaca ekstrim. Dampaknya, tanaman tomat yang baru ditaman petani rentan terserang hama berbagai organisme penyerang tanaman (OPT).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *