Gerhana Bulan Penumbra: Proses Terjadi, Dampak dan Cara Melihat

Jakarta

Gerhana Bulan Penumbra merupakan salah satu jenis fenomena gerhana Bulan. Seperti diketahui ada tiga jenis gerhana Bulan, yaitu Gerhana Bulan Total, Gerhana Bulan Sebagian, dan Gerhana Bulan Penumbra. Lantas apa itu Gerhana Bulan Penumbra?

Berikut penjelasan lebih lanjut tentang fenomena Gerhana Bulan Penumbra yang dirangkum detikcom dari berbagai sumber, seperti dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN):

Apa Itu Gerhana Bulan Penumbra?

Menghimpun informasi dari BMKG, Gerhana Bulan Penumbra adalah gerhana Bulan yang terjadi ketika posisi Bulan, Matahari, Bumi sejajar, di mana seluruh bagian Bulan masuk ke bayangan penumbra Bumi. Penumbra adalah bayangan kabur (remang-remang) yang terbentuk selama terjadinya gerhana. Sehingga Bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses Terjadinya Gerhana Bulan Penumbra

Menghimpun informasi dari BRIN, Gerhana Bulan Penumbra terjadi ketika sebagian cahaya Matahari terhalang oleh Bumi, dengan kata lain Bulan masuk pada bayangan penumbra Bumi. Saat Bulan memasuki penumbra Bumi, terangnya berkurang secara gradual. Sinar Matahari yang terhalang oleh Bumi tidak dapat mencapai Bulan. Bulan terlihat lebih redup dari saat purnama.

Perbedaan umbra dan penumbra pada saat terjadi gerhana Bulan adalah apabila ada bagian Bulan yang memasuki bayangan umbra, maka bagian tersebut tidak menerima cahaya Matahari. Kecuali sebagian kecil yang terbiaskan oleh atmosfer Bumi dan sebaliknya, bagian yang masuk bayangan penumbra masih menerima cahaya Matahari.

ADVERTISEMENT

Dampak dari Gerhana Bulan Penumbra

Secara umum, dampak yang ditimbulkan dari adanya fenomena Gerhana Bulan Penumbra adalah akan memicu peningkatan kenaikan permukaan air. Meskipun begitu, dampak ini tidak perlu dikhawatirkan karena kenaikan permukaan air yang akan terjadi sangat kecil.

Cara Menyaksikan Gerhana Bulan Penumbra

Cara menyaksikan Gerhana Bulan Penumbra dapat aman dilihat secara langsung dengan mata telanjang. Tanpa alat bantu optik apapun, seperti kacamata khusus. Namun untuk pengamatan yang lebih jelas dapat menggunakan alat bantu teleskop hingga kamera DSLR.

Meskipun tidak diperlukan peralatan khusus, pengamat Gerhana Bulan Penumbra juga perlu mengkondisikan kondisi cuaca di lokasi sekitar dengan baik. Penampakan Gerhana Bulan Penumbra dapat dilihat dengan jelas di langit yang cerah dan bebas dari awan.

Lihat juga Video ‘Daftar Fenomena Astronomi di Tahun 2023, Akan Ada 4 Gerhana!’:

[Gambas:Video 20detik]

Saksikan Live DetikSore:

(wia/imk) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *