BPBD Kota Sukabumi Monitoring Drainase Rusak, Biang Keladi Banjir Limpasan

CIKOLE – Banjir limpasan akibat drainase tidak berpungsi dengan baik, menjadi perhatian serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi. Kali ini, petugas berseragam orange melakukan monitoring di Jalan Prana, Kelurahan/Kecamatan Cikole, Kamis (14/3).

Kalak BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat mengatakan, monitorung di daerah rawan banjir limpasan ini terus dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana.

Bacaan Lainnya

BPBD Kota Sukabumi Catat Kerugian Bencana Capai Rp1,2 Miliar, hingga Februari 2024BPBD Kota Sukabumi Evakuasi Pohon Tumbang di CikundulTekan Risiko Bencana, BPBD Kota Sukabumi Monitoring TPT di Jalan Koleberes

“Temuan di lapangan adanya penyempitan pada gorong gorong sehingga ketika intensitas curah hujan cukup tinggi, gorong gorong tersebut kurang maksimal untuk menampung air sehingga air meluap ke jalan,” kata Novian kepada Radar Sukabumi, Kamis (14/3).

Novian menjelaskan, penyebab banjir limpasan ini perlu menjadi perhatian semua unsur khususnya instansi terkait agar segara turun tangan melakukan pemeliharaan.

Tak hanya itu, kesadaran masyarakat juga perlu ditingkatkan agar tidak membuang sampah sembarangan. “Aparat kelurahan harus aktif berkoordinasi dengan warga, RT dan RW terkait wilayah terdampak bencana akibat cuaca ekstreme hydrometrologi. Kami juga meminta warga agar tidak membuang sampah sembarangan, serta melaporkan setiap kejadian ke BPBD agar terdata di Pusdalops BPBD Kota Sukabumi,” jelasnya.

Novian menambahkan, BPBD akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi drainase di wilayah Kota Sukabumi.

“Kami harus bersama menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan drainase berfungsi dengan baik agar dapat mengurangi risiko banjir limpasan,” cetusnya.

Selain itu, BPBD Kota Sukabumi juga telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memperbaiki drainase yang bermasalah dan melakukan sosialisasi kepada warga tentang pentingnya menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana banjir limpasan.

“Kami berharap dapat mengurangi risiko banjir limpasan di wilayah tersebut dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Semoga upaya ini dapat memberikan perlindungan dan keamanan bagi warga,” pungkasnya. (Bam)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *