PAN Tepis PKS soal Penggelembungan Suara Pileg di Depok-Bekasi

Jakarta

PKS menduga ada upaya penggelembungan suara untuk DPR RI di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VI, yakni Kota Depok dan Kota Bekasi, Jawa Barat, oleh NasDem dan PAN. Merespons itu, PAN memastikan tak melakukan pelanggaran apa pun.

“PAN di dapil (Jawa Barat) VI, dalam berjuang tetap berpatok pada aturan, pada undang-undang, pada garis perjuangan yang mengedepankan etika dan moralitas. PAN tidak pernah melakukan perjuangan yang melanggar aturan, apalagi melakukan penyumbangan dan kecurangan,” kata Waketum PAN Viva Yoga Mauladi kepada wartawan, Rabu (6/3/2024).

Viva menjelaskan soal proses penghitungan di wilayah Pondok Gede yang disorot PKS. Viva menekankan masalah itu bukan kesalahan dari partainya dan telah diselesaikan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kasus di Pondok Gede, itu kan bukan karena kesalahan PAN, dan sudah selesai tanda tangannya, nggak ada masalah, gitu, loh,” ujar dia.

Viva mengatakan partainya siap jika ditantang untuk membongkar dugaan kecurangan penghitungan suara secara terbuka. Dia meyakini PAN telah mendapat satu kursi di dapil itu.

“Jadi PAN tetap memegang pada prinsip-prinsip perjuangan yang berdasarkan pada etika moral dan undang-undang. Kalau pun toh PAN ditantang untuk membuka seluruh TPS di dapil (Jawa Barat) VI, kami juga siap. Tidak ada masalah, karena PAN meyakini PAN akan dapat satu kursi untuk DPR RI di situ,” kata Viva.

Viva mempersilakan seluruh pihak menjalankan proses penghitungan suara dengan jujur. Dia menjamin partainya tidak akan merusak proses penghitungan suara yang telah disalurkan oleh rakyat.

“Jadi silakan saja, proses rekapitulasi ini berjalan dengan baik, amanah, jujur. Tidak ada manipulasi, dan itu harapan PAN seperti itu. Karena suara rakyat yang telah diberikan kepada PAN itu PAN tidak boleh mencederai, seluruh parpol juga tidak boleh mencederai itu,” lanjut Viva.

Sebelumnya, juru bicara PKS Ahmad Mabruri menyatakan ada upaya penggelembungan suara untuk DPR RI di dapil Jawa Barat VI, yakni Kota Depok dan Kota Bekasi, Jawa Barat. Mabruri menyebutkan kejadian penggelembungan suara yang terjadi di Kota Bekasi tepatnya di Kecamatan Pondok Gede dan Kecamatan Bekasi Barat.

“Berdasarkan laporan dari DPC PKS Pondok Gede dan saksi-saksi PPK PKS yang bertugas, pada 2 Maret 2024 ditemukan adanya ketidaksesuaian perolehan suara untuk DPR RI, khususnya dari PAN, yang bertambah hingga 520 suara,” tutur Mabruri.

(fca/dek) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *