Warga Sukabumi Masih Mengeluhkan Penggunaan Knalpot Brong

SUKABUMI – Guna meningkatkan kondusifitas wilayah, Polres Sukabumi Kota terus berupaya menampung aspirasi warga. Hal itu, seperti yang dilakukan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan menanggapi keluhan yang disampaikan sejumlah warga saat menggelar program Jumat Curhat di kawasan Jalan Lettu Sobri Warudoyong, Kamis (29/2).

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo menjelaskan, dalam program Jumat Curhat ini warga masih mengadukan soal maraknya pengendara sepeda motor yang memodifikasi kendaraannya dengan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sukabumi Kota Geruduk Gudang PPKPastikan Kondusif, Kapolres Sukabumi Kota Pantau Sidang PlenoSatlantas Polres Sukabumi Kota Buru Kendaraan Berknalpot Brong

Sebab itu, warga meminta agar Polisi terus melakukan penertiban. “Alhamdulilah tadi antusias dari beberapa warga menyampaikan masukan untuk perbaikan ataupun memberikan masukan dalam rangka untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas,” kata Ari kepada wartawan, Kamis (29/2).

Menikapi adanya aduan soal knalpot brong, Ari menuturkan, hal itu tentunya menjadi aspirasi masyarakat yang harus direspon dengan terus menggelar operasi maupun melakukan penertiban. “Kami merespon baik semua aduan dari masyarakat,” cetusnya.

Selain knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi, orang pertama di Polres Sukabumi Kota ini juga menanggapi kekhawatiran warga terhadap para pedagangan keliling yang seringkali menjajakan jajajanan di sekolah. “Alhamdulilah, kami sudah melaksanakan penertiban terus di setiap harinya,

tadi juga ada masukan terkait penertiban terhadap pedagang di sekolah yang dikhawatirkan orang tua maupun anak sekolah sehubungan beberapa hari lalu terjadi keracunan usai mengkonsumsi jajanan anak,” bebernya.

Ia menambahkan, sejauh ini Polres Sukabumi Kota sudah bergerak untuk memangani semua aduan dari masyarakat. “Terkait kekhawatiran soal jajanan anak di sekolah, kami bersama pemerintah Kota Sukabumi telah bergerak untuk menangani kejadian tersebut dan berupaya melakukan pencegahan sehingga tidak terulang kembali,” pungkasnya. (Bam)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *