Polres Sukabumi Amankan Pelaku Pencurian Spesialis Motor Gede di Bojonggenteng

PALABUHANRATU – Jajaran kepolisian polres Sukabumi amankan 6 dari 7 orang diduga terlibat tindak pidana pencurian dengan pemberatan spesialis kendaraan bermotor roda dua jenis Honda CBR di kecamatan Bojonggenteng.

Informasi didapat, 6 orang terduga pelaku berinisial A (31), LA (42), E (36), M (32), A (29) dan S (22) dan satu orang berinisal M (36) masih dalam pencarian atau masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) Polres Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Pencuri Spesialis Motor Gede di Bojonggenteng Ditangkap PolisiDesa Cikahuripan Kadudampit Diduga Gelapkan BLT-DD, Polisi Beberkan Pengembangan KasusnyaPemilu Usai, Kapolres Sukabumi Lepas Personel Brimob Polda Jabar

Kapolres Sukabumi AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari laporan korban bernama Saepul Ridwan (24) warga Nyalindung, desa/ kecamatan Bojonggenteng menerangkan awalnya saat itu Rabu, (7/2) sekitar pukul 18.30 Wib memarkirkan sepeda motornya di depan GOR HDN kampung Bojonggenteng.

Kemudian korban, kata Tony Prasetyo korban bermain bulu tangkis, setelahnya sekitar pukul 20.30 Wib selesai, dan mendapati motornya sudah tidak ada di parkiran tersebut diduga ada yang mencuri, dan sempat melakukan pencarian namun tidak ditemukan hingga akhirnya melapor ke pihak kepolisian dalam hal ini polsek Bojonggenteng, Polres Sukabumi.

“Jadi pelaku pencurian dua orang, A dan M yang masih DPO, kemudian yang lainnya tetapkan sebagai penadah, atau pasal yang kami tersangkakan pasal 480,” ungkap Tony. Rabu, (21/2).

Dari hal tersebut, lanjut Tony, jajaran kepolisian juga turut berhasil mengamankan barang bukti satu buah motor jenis Honda CBR yang menjadi barang hasil curian, dan terhadap tersangka A akan dijerat pasal 363 ayat 1 ke 4e dan 5e KUHPidana dengan unsur pasal pencurian pasal pemberatan ancaman pidana selama lamanya 7 tahun penjara.

“Motif pelaku mencari keuntungan, mereka memang spesialis pencuri kendaraan bermotor dengan menggunakan kunci T, mereka sebelumnya pernah melakukan pencurian motor juga, memang spesialis pencurian kendaraan motor gede, bukan motor matik,” jelasnya.

Masih kata Tony, para pelaku dalam menjalankan aksinya membutuhkan waktu sekitar 2 menit, diawali setelah melihat situasi, ketika dirasa sepi mereka kemudian mendekati motor yang akan dicuri, selanjutnya menggunakan kunci T merusak kunci kontak setelah berhasil membawa kabur kendaraan tersebut.

“Sudah akan dijual tapi keburu kami tangkap, ada dua yang kami indikasikan sebagai pencuri, pelaku pemetik dan Joki, pemetik sudah kami tangkap, yang joki masih dalam pengejaran dan sebagai DPO, yang lainnya sebagai penadah,” terangnya.

Ditegaskan Tony Prasetyo, atas keberhasilan jajarannya yang berhasil mengungkap kasus tersebut, sebagai komitmennya yang berusaha memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menjadi korban, meski pada dasarnya kendaraan tersebut tetap merupakan barang bukti untuk kepentingan peradilan pada suatu saat nanti.

“Tapi pada kesempatan kali ini, kami mengambil kebijaksanaan motor tersebut kami kembalikan kepada yang bersangkutan atau korban Saepul Ridwan,” paparnya.

Dilokasi yang sama, Saepul Ridwan (24) pemilik motor CBR atau korban mengaku senang dan mengapresiasi upaya yang telah dilakukan jajaran kepolisian polsek Bojonggenteng dan polres Sukabumi yang telah berhasil mengamankan para pelaku berikut barang bukti merupakan motor miliknya.

“Bersyukur Alhamdulilah, kemarin sempat galau, setres pastinya, motor masih cicilan, terimakasih pak kapolres dan semuanya telah berhasil menemukan kembali tiga hari setelah hilang, motor masih komplit belum ada yang rubah, hanya nomor kendaraan yang tidak ada,” singkatnya. (Ndi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *