Alasan Warga Tak Evakuasi Wanita yang Matanya Tertancap Spion di Jaktim

Jakarta

Pemotor perempuan berinisial I mengalami kecelakaan lalu lintas hingga matanya tertancap gagang spion sepeda motor di Utan Kayu, Jakarta Timur (Jaktim). Saksi mata Mahfudin menjelaskan, melihat korban sudah terjatuh, dia hendak mengevakuasi korban dari jalan, tapi ragu lantaran kondisi mata korban.

“Di situ tuh sudah ada dua sampai tiga oranglah yang amanin kali ya. Ada ojol, nah itu nggak berani nolongin juga. Saya juga tadinya mau nolongin ke situ, ngelihat kondisinya ya Allah, nggak berani kita, ngeri ngelihatnya,” kata Mahfudin kepada detikcom di lokasi kejadian, Jalan Raya Pramuka, Utan Kayu, Jaktim, Sabtu (17/2/2024).

Kecelakaan ini terjadi pada Jumat (16/2) pagi kemarin. Kecelakaan terjadi di pertemuan antara jalur lambat dan jalur cepat, tepatnya di seberang Halte TransJakarta Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya kira masih bisa saya berdiriin, eh diteriakin ‘Jangan, Mas, matanya, matanya nancap‘. Pas saya lihat matanya, waduh,” ungkap Mahfudin.

Dia menjelaskan, saat kejadian kecelakaan yang menimpa korban I, kondisi jalan tidak begitu ramai. Dia mengaku mendapatkan penjelasan dari teman I bahwa kecelakaan terjadi akibat pengendara kaget ada angkot yang tiba-tiba melintas.

“Lagi lowong itu. Nah, mungkin itu anak lewat sana, jadi itu anak kagok kali sama angkot. Katanya mah ada angkot nih ngagokin, kata temannya yang dibonceng nih,” sebut Mahfudin.

Namun, saat korban jatuh, warga tak melihat ada angkot di lokasi. Warga yang melihat korban berada di samping pohon.

Mahfudin menerangkan masyarakat, petugas ambulans, dokter, hingga pemadam kebakaran mencoba membantu korban. Namun tidak ada yang berani bertindak lantaran kondisi mata korban tertancap gagang spion motor.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

“Nggak berani dokter juga (menolong), cuma disuntik supaya nggak sakit, kebal gitu. Untuk nyopotin (mata dari gagang spion) nggak berani, Damkar baru, dah,” tutur Mahfudin.

“Untungnya ada damkar. Kalau nggak, susah juga tuh di evakuasinya. Damkar datang, baru dicopotin itu, itu gagangnya masih nyangkut di mata. Damkar nyopotin gagang spionnya dari motor, pakai gerinda (alat potong),” pungkasnya.

Penjelasan Damkar Usai Evakuasi Korban

Seperti diketahui, kecelakaan motor tersebut terjadi di Jalan Raya Pramuka, Kelurahan Utan Kayu, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Pengendara motor hendak menghindari angkot, tapi malah mengalami luka mengerikan.

Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan kecelakaan terjadi pada Jumat (16/2) pukul 07.15 WIB. Korban perempuan inisial I awalnya berboncengan dengan temannya saat akan berangkat kerja.

“Korban menaiki kendaraan bermotor berboncengan dengan temannya, untuk berangkat kerja. Namun, pada saat di jalan, menghindari kendaraan angkot di jalan,” kata Gatot Sulaeman saat dimintai konfirmasi, Sabtu (17/2/2024).

Gatot menyebut korban tidak dapat mengendalikan kendaraan. Saat terjatuh, I mengalami luka cukup parah. Salah satu matanya tertancap batang spion sepeda motornya.

“Korban tidak mengendalikan kendaraannya sehingga terjatuh dan matanya tertancap batang spion motor,” tuturnya.

Petugas melakukan penanganan. Gatot Sulaeman mengatakan korban langsung dibawa ke RSCM.

“Korban dibawa ke RSCM dengan AGD,” tuturnya.

(aud/aud) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *