Pemeliharaan Rutin PJU, Dishub Kota Sukabumi Canangkan Rp553 Juta

SUKABUMI– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, mencanangkan anggaran sebesar Rp553.837.312 untuk pemeliharaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) selama 2024.

Pasalnya, usia PJU yang mayoritas sudah berusia tua menjadi salah satu penyebab sering terjadinya gangguan, sehingga perlu dilakukan pemeliharaan rutin.

Bacaan Lainnya

Musim Hujan, Dishub Kota Sukabumi TerimaAduan PJU Rusak MeningkatDishub Kota Sukabumi: Uji KIR Kendaraan GratisParkir Liar Jadi PR Pemkot Sukabumi

Kepala Dishub Kota Sukabumi, Imran Wardhani menjelaskan, terhitung 1 hingga 29 Januari 2024, telah ada 33 pengaduan terkait gangguab PJU.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 31 pengaduan telah diselesaikan dengan baik. Saat ini, tinggal dua pengaduan. Saat ini petugas juga menerima aduan di Jalan Bhayangkara, Cemerlang, dan Nengerang,” jelas Imran kepada Radar Sukabumi, Senin (29/1).

Meskipun anggaran yang disediakan masih belum mencukupi, Dishub Kota Sukabumi biasa berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendapatkan bantuan.

“Sebelumnya, Pemprov Jabar telah memberikan bantuan berupa barang, seperti lampu PJU, untuk mendukung pemeliharaan jalan di Kota Sukabumi. Diharapkan, dengan adanya bantuan ini, pemeliharaan PJU di dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Imran mengungkapkan, idealnya anggaran untuk pemeliharaan PJU per tahun sekitar Rp800.000.000. Namun, dengan adanya bantuan dari pemerintah provinsi, Dishub Kota Sukabumi optimis bisa melaksanakan pemeliharaan PJU dengan maksimal dan memperbaiki gangguan yang terjadi.

“Dengan pemeliharaan rutin yang dilakukan, diharapkan kualitas PJU dapat meningkat, sehingga dapat memberikan penerangan yang lebih baik dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas di malam hari,” cetusnya.

Pihaknya, berkomitmen untuk terus meningkatkan pemeliharaan PJU demi memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, partisipasi aktif dari masyarakat juga diharapkan dalam melaporkan jika terjadi gangguan atau masalah terkait dengan PJU. “Dengan adanya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, dapat menjadi kota yang terang benderang dan aman,” pungkasnya. (Bam)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *