Kronologis Nelayan Ujunggenteng Sukabumi  Tenggelam Dihantam Ombak Besar

CIRACAP – Isak tangis keluarga sambut kedatangan para korban kecelakaan laut kapal tenggelam nelayan di perairan Ujunggenteng Tengah, Kabupaten Sukabumi pada Jumat, (19/1).

Dari empat orang nelayan yang terlibat kecelakaan laut tersebut, tiga diantaranya selamat sementara satu orang lainnya hilang tenggelam yang hingga kini masih dalam pencarian tim sar gabungan.

Kasatpol Airud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar mengatakan, ketiga korban kecelakaan kapal tenggelam yakni Hasdur sebagai nakhoda, Deris dan Sulaeman saat ini berhasil diselamatkan dan sudah berkumpul dengan keluarganya setelah dilakukan penjemputan ke Lampung oleh pemilik kapal dan juga keluarga didampingi personel Satpol Airud polres Sukabumi

Sementara kata Tenda Sukendar lagi, korban atas nama Deden hingga kini belum diketahui keberadaannya setelah hilang tenggelam saat peristiwa terjadi dan tim Sar gabungan masih melakukan pencarian dengan penyisiran ditepi pantai serta menggunakan kapal ke tengah laut.

“Pihak keluarga kordinasi dengan sat pol Airud pos ujung genteng, untuk melakukan penjemputan ketiga nelayan yag selamat,” ungkap Tenda.

“Nah kami dari Satpol Airud, bekerja sama dengan shabandar pantai panjang Lampung Selatan, melakukan serah terima ketiga nelayan itu, dan diserah terimakan kepada pihak kami, perwakilan dari keluarga korban,” imbuhnya.

Tangkapan layar saat tiga nelayan diselamatkan awak Kapal MV Martha Baruna

Sementara itu salah satu korban selamat Deris saat diwawancara mengatakan, detik detik sebelum peristiwa kapal yang ditumpanginya tenggelam, sejak awal keberangkatannga kondisi kapal memang kurang bagus, Ia merasakan agak berat ke sebelah kiri.

Lanjutnya, sekitar setengah jam setelah berangkat Jumat, (19/1) sekitar pukul 14.00 -15.00 Wib dari pelabuhan Ujung Genteng menuju tengah laut hendak menangkap ikan posisi masih belum jauh jaraknya, tiba tiba gelombang pasang air laut terjadi dan ombak besar menerjang kapal yang ditumpanginya.

“Iya tiba tiba diterjang ombak perahu penuh dengan air, kami 4 orang, disaat perahu mulai tenggelam, kami bertiga berenang menggunakan box,” terangnya.

Selama satu hari satu malam, kata Deris lagi, Ia bersama dua rekannya terombang ambing ditengah laut, sementara satu orang atas nama Deden saat peristiwa terjadi sudah terpisah, hingga akhirnya Sabtu, (20/1) sekitar pukul 17.00 Wib kapal.

“Iya satu hari satu malam, saya bertiga, satu orang hilang sampai saat ini, ditolong kapal besar itu kalau gak salah itu di sekitaran karang potong Cianjur, oleh kapal dibawa ke Lampung,” tandasnya. (Ndi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *