JNE Komitmen Tingkatkan Kualitas Penambak Indonesia, Jalin Kerjasama dengan Venambak dan Wanadri

SUKABUMI – Tantangan perekonomian yang dihadapi tahun 2024 dinilai akan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, Oleh karena itu, seluruh sektor pendukung perekonomian harus melakukan langkah percepatan dan pemanfaatan teknologi untuk mencapai target yang diinginkan.

Salah satunya di sektor perikanan dan kelautan yang pada tahun ini menargetkan Produk Domestik Bruto (PBD) perikanan dapat tumbuh dikisaran 5-6 persen yang dirilis oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) termasuk dalam mengoptimalkan potensi ekonomi biru.

Bacaan Lainnya

JNE Raih Penghargaan Best Chief Marketing Officer Award 2023JNE Karawang Hadir Lebih Dekat dan Berikan Pelayanan Prima Bagi PelangganLPD Al–Bahjah Bergabung Kemitraan JNE di Cirebon, Kembangkan Potensi Santri dan Warga Sekitar

JNE sebagai Perusahaan asli Indonesia melakukan penandatanganan kerjasama Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dengan salah satu perusahaan rintisan Indonesia di bidang Teknologi Akuakultur cerdas iklim, Venambak.

Dalam kerjasama ini pun turut melibatkan Yayasan Wanadri, khususnya Unit Otonom West Java Conservation Trust Fund, yang aktif mengembangkan restorasi mangrove dengan pemberdayaan masyarakat sekitar mangrove lewat programnya yang berupa pengembangan kawasan pesisir terpadu.

Prosesi penandatanganan kerjasama yang dilaksanakan di Ekuator Hub, Jalan Cigadung Raya, Bandung dilakukan oleh Luthfi Safitri Zein selaku Strategic Business Partnerships Division Head JNE, Achmad Jerry selaku CEO & Founder Venambak, Irawan Marhadi selaku President Director West Java Conservation Trust Fund, serta dihadiri oleh Feby Nugraha selaku Ketua Divisi Lingkungan Yayasan Wanadri, Darto selaku Kepala Desa Mayangan, Kurnia Nugraha selaku Head of Media Communications JNE, Iyus Rustandi selaku Kepala Cabang Utama JNE Bandung), serta perwakilan Petambak Subang, Jawa Barat (Jabar) pada Selasa (16/1).

Luthfi Safitri Zein selaku Strategic Business Partnerships Division Head JNE menyambut baik kerjasama ini. Hal itu adalah komitmen JNE untuk terus bermanfaat bagi masyarakat luas yang sejalan dengan tagline JNE yaitu Connecting Happiness.

“JNE yang telah hadir lebih dari 33 Tahun di Indonesia akan terus mendukung berbagai program untuk mendukung pengusaha, UKM, stakeholder, dan bersama–sama membangun perekonomian bangsa,” ujar Luthfi kepada Radar Sukabumi, Kamis (18/1).

Menurutnya, kerjasama ini merupakan langkah nyata JNE untuk dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan.

“Dan peningkatan kualitas Petambak Indonesia dengan menyediakan alat aerator VENJET dari Venambak untuk para Petambak di wilayah Subang, Jabar,” tuturnya.

Achmad Jerry selaku CEO & Founder Venambak menjelaskan, Venambak mengembangkan sistem aerasi terintegrasi dengan mangrove guna meningkatkan produktifitas budidaya namun dengan risiko yang berkurang terhadap lingkungan. Saat ini fokus kami adalah para petambak individu dan tradisional, salah satunya di daerah pesisir.

“Kolaborasi bersama JNE dan Yayasan Wanadri merupakan langkah strategis kami untuk mencapai tujuan besar yang kami harapkan, yaitu membantu para petambak untuk meningkatkan kapasitas usaha tambak berdaya saing dan berkelanjutan,” ucap Jerry yang juga menyampaikan terima kasih terhadap dukungan dari JNE dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan untuk penyediaan aerator VENJET bagi petambak di pesisir utara Subang.

Irawan Marhadi, President Director West Java Conservation Trust Fund, menyampaikan Yayasan Wanadri berkomitmen untuk dapat mendampingi dan menjadi fasilitator terhadap langkah–langkah memajukan, melestarikan, serta memaksimalkan pemanfaatan hasil alam.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *