Puluhan Rumah Porak Poranda Disapu Angin Puting Beliung di Semarang

UNGARAN, Lingkarjateng.id – Puluhan rumah di Desa Watuagung, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang porak poranda usai tersapu angin puting beliung.

Dari puluhan rumah yang tersapu angin kencang itu, dua di antaranya mengalami rusak berat karena tertimpa pohon besar yang tumbang tepat di bagian atapnya.

Salah satu warga setempat, Tri Mono saat ditemui di dekat rumahnya di Dusun Dukoh, Desa Watuagung, pada Rabu, 10 Januari 2024 mengatakan bahwa, angin puting beliung terjadi pada Selasa, 9 Januari 2024 sekitar pukul 14.45 WIB.

“Tidak ada tanda-tanda akan turun hujan lebat, kemarin itu. Cuma memang anginnya sudah berhembus sangat kencang. Saat ada hembusan angin besar itu, tiba-tiba anginnya berputar-putar ke atas, dan berputar di sekitar pemukiman warga di sini,” kata Tri Mono.

Saat ditemui, ia dan banyak warga di Dusun Watuagung dan Dusun Dukoh, Desa Watuagung, Kecamatan Tuntang itu tengah melakukan kerja bakti untuk memperbaiki kerusakan akibat puting beliung.

“Ya perbaiki dulu apa yang bisa diperbaiki sekarang. Ini kami juga lagi bantu warga yang rumahnya rusak parah tertimpa pohon tumbang saat angin puting beliung itu datang,” lanjutnya.

Dampak dari terjangan angin puting beliung di pemukiman warga yang ada di Dusun Watuagung dan Dusun Dukoh itu memang jelas terlihat. Di mana sebuah rumah milik warga tertimpa pohon petai hingga membuat atapnya rusak parah.

“Ini rumahnya warga ada yang tertimpa pohon petai yang tumbang karena sapuan kencangnya angin puting beliung. Rumah ini milik Slamet Supoyo, tertimpa pohon tumbang tepat di atap bagian dapur rumahya. Akibatnya, ya ambruk begini, seluruh atap dan penyangganya ambrol tertimpa pohon,” sebutnya.

Beruntung, dari peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, termasuk keluarga Slamet Supoyo. Karena saat angin puting beliung yang terjadi disusul hujan deras itu, kondisi dapur di rumah itu tengah tidak ada orang.

“Alhamdulillah, masih rezeki pas kejadian tidak ada orang di dapur rumah yang tertimpa pohon tumbang ini,” imbuhnya.

Proses evakuasi pohon petai yang tumbang di atap rumah warga itu pun dibantu langsung oleh BPBD Kabupaten Semarang juga Satpol PP dan Damkar (Poldam) Kabupaten Semarang, warga sekitar juga turut gotong royong.

“Pohon tumbang ini memang tidak ada tanda-tanda sebelumnya. Memang sebelum ada angin puting beliung dan hujan, mendung tidak tebal. Jadi kami tidak ada antisipasi apapun sebelumnya. Memang saat pohon sudah tumbang ini, angin itu masih berputar-putar di sini,” lanjut Tri Mono.

Sementara itu, Ketua RT 06 RW 01, Dusun Dukoh, Desa Watuagung, Kecamatan Tuntang, Eko Nuryanto mengatakan bahwa, ia mengalami hal yang sama dengan Tri Mono. Dirinya melihat langsung angin yang berbentuk bulat memanjang serta berputar-putar.

“Saya lihat langsung memang, anginnya itu kencang sekali dan berputar-putar dari arah atas, kemudian langsung seketika membuat genteng-genteng di rumah warga ini berterbangan. Bahkan di Dusun Talok, juga ada kandang ayam yang langsung roboh tersapu angin puting beliung itu,” kata Eko.

Untuk wilayah RT 06 sendiri, Eko menjelaskan bahwa total ada 5 rumah yang mengalami rusak berat.

“Namun, dari kejadian itu tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, hanya saja ya kerugian material jelas ini rusak semuanya,” jelasnya.

Kepala Desa Watuagung, Heryu Cahyono menuturka bahwa ada 2 dusun di Desa Watuagung, Kecamatan Tuntang yang terdampak angin puting beliung.

“Ada dua dusun yang tersapu angin puting beliung yakni Dusun Watuagung dan Dusun Dukoh. Total ada 5 rumah di Dusun Watuagung dan 22 rumah di Dusun Dukoh yang rusak akibat sapuan angin puting beliung,” paparnya.

Untuk itu, pihak pemerintah desa (pemdes) setempat masih terus melakukan koordinasi dan melakukan pendataan bersama BPBD Kabupaten Semarang untuk diserahkan ke Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.

“Dan memang saat ini kerja bakti masih terus berlangsung, untuk membersihkan sisa-sisa puing yang berserakan akibat sapuan angin puting beliung tersebut. Termasuk diantaranya pemotongan dahan dan ranting pohon yang tumbang ini,” tandasnya. (Lingkar Network | Hesty Imaniar – Koran Lingkar)

Tags: Berita SemarangInfo SemarangPuting BeliungSemarang Hari Ini

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *